Wednesday, August 15, 2018

COOL WANITA AGUSTUS 2018 - MATA YANG TERTUJU KEPADA TUHAN


MATA YANG TERTUJU KEPADA TUHAN
“…Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu."
-1 Tawarikh 20 :12b-

PENDAHULUAN
Wanita, di dalam kehidupan ini pasti kita sering mengalami pergumulan entah itu persoalan yang besar ataupun kecil. Namun, bagaimana cara kita bersikap dalam menghadapi pergumulan kita tersebut selama ini? Apakah kita putus asa, bingung, masa bodoh, menggerutu, diam seribu bahasa, mengunci diri dalam kamar, atau mencari orang yang dapat dipermasalahkan? Wanita itu bukanlah solusi agar kita dapat melewati semua pergumulan dan permasalahan kita. Oleh sebab itu marilah kita akan belajar dari pengalaman raja Yosafat dalam kitab 2 Tawarikh 20:1-34.

ISI
Ada beberapa yang dilakukan Yosafat yang perlu kita teladani saat persoalan hidup melanda, yaitu :

1.      Mencari Tuhan (2 Tawarikh 20:3)
      Ketika mengetahui apa yang terjadi Yosafat menjadi takut, tetapi ia tidak tinggal dalam ketakutannya. Ia bertindak mengatasi ketakutannya dengan cara mencari Tuhan. Wanita, apapun pergumulan yang sedang kita hadapi saat ini mari carilah Tuhan dan janganlah takut. Melangkalah dengan iman, kepercayaan kepada Tuhan, keluar dari rasa ketakutan kita dengan cara berdoa, membaca janji-janji Firman Tuhan, kita belajar bersyukur untuk setiap keadaaan yang Tuhan ijinkan terjadi maka kita akan mendapatkan kekuatan yang baru, hikmat serta tuntunan Tuhan untuk melewati setiap masalah dan pergumulan yang sedang kita alami.

2.      Sujud Menyembah Tuhan (2 Tawarikh 20:18)
      Yosafat bersujud menyembah Tuhan, hal ini berarti Yosafat merendahkan diri serta mengakui bahwa dia hanya manusia yang terbatas dan ia menyerahkan dirinya  kepada Tuhan yang Maha Besar, Kepada Allah yang Dahsyat yang sanggup melepaskan dirinya dari segala beban yang berat, masalah, keterpurukan atau apapun yang sedang dialami. Wanita, mari kita belajar merendahkan diri kita dengan sujud menyembah Tuhan, sebagai bukti kita berserah penuh kepada kedaulatanNya. Karena Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, sebab Ia sanggup menolong, membebaskan, melepaskan serta memberi kita jalan keluar.

3.      Percaya Kepada Tuhan (2 Tawarikh 20:20)
      Wanita, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati dan pikiran. Tidak boleh        setengah-setengah, tapi percaya penuh kepadaNya. Tuhan sanggup membuka jalan-                 jalan baru yang selama ini tertutup. Ia sanggup melakukan segala perkara. Ia mempunyai                    cara-cara yang ajaib, strategi yang tidak kita mengerti tapi kita harus percaya, maka kita                          akan mengalami kemenangan demi kemenangan bersama denganNya.

4.      Menaikkan Pujian Syukur (2 Tawarikh 20:22)
      Bersyukur dalam segala hal berarti dalam keadaan baik maupun yang tidak baik. Dalam       keadaan sakit atau sehat, dalam keadaan tersesak atau terbebas. Dengan bersyukur          Tuhan menyatakan kuasa dan mujizatNya, Tuhan menyatakan pembelaanNya, Tuhan                          menyatakan kebesaran dan keagunganNya. Pertolongan Tuhan nyata atas umatNya                               yang bersyukur. Seperti pembelaan Tuhan kepada bangsa Yehuda, mereka mengalahkan                 musuhnya serta dapat menjarah segala harta musuhnya sampai 3 hari lamanya. Ada                                     pembelaan Tuhan dan ada berkatNya yang menyertai. Mari wanita bersyukurlah selalu                        dan alamilah kuasa dan berkat-berkatNya.
     
PENUTUP
Wanita yang dikasihi Tuhan, saat ada masalah maka kita perlu mengarahkan mata kita kepada Tuhan, sehingga kita akan melihat dan merasakan kuasaNya. Mengarahkan mata kita berarti kita mencari Tuhan, Kita Sujud MenyembahNya, kita percaya kepada Tuhan dan memiliki hidup yang dipenuhi dengan ucapan syukur. Teladani keempat hal ini dan rasakanlah kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita.

COOL UMAS Agustus 2018 - WAKTU TUHAN SUDAH DEKAT


WAKTU TUHAN SUDAH DEKAT
Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.
(Ibrani 10:37)
PENDAHULUAN
Shalom Umas, kita tahu bahwa kedatangan Tuhan sudah sangat dekat sekali. Tuhan takkan menangguhkan kedatangan-Nya. Oleh sebab itu, kita tidak dapat bersantai-santai tapi kita harus lebih mempersiapkan diri dengan benar-benar supaya kita bisa masuk Sorga. Maka sekarang waktunya kita untuk memperbaiki diri lebih sungguh-sungguh lagi.

ISI
Karena waktu Tuhan sudah sangat dekat, apa yang perlu Umas persiapkan dalam hidup? Ada beberapa yang perlu kita persiapkan, yaitu :
1.        Hidup Dalam Iman (Ibrani 10:38)
Oarng yang beriman kepada Tuhan tidak akan mudah untuk mundur dari Tuhan, walaupn banyak masalah atau persoalan besar sedang ia alami. Hidup dalam iman artinya kita bukan sekedar beriman tapi memiliki pertumbuhan iman yang semakin lama semakin meningkat. Iman yang bertumbuh kuat tidak akan mudah membuat kita mundur dari kasih karunia Tuhan. Mari Umas yang dikasihi Tuhan, karena waktu Tuhan sudah dekat teruslah hidup dalam iman dan bertumbuhlah dalam imanmu pada Tuhan.

2.        Hidup Yang Berjaga-jaga (Matius 25:4)
     Umas, hiduplah seperti gadis yang bijaksana, yang selalu siap menyambut kedatangan Tuhan. Seperti gadis bijaksana artinya kita harus punya gaya hidup yang selalu berjaga-jaga yaitu dengan tidak membiarkan pelita kita padam dan tidak membiarkan minyak kita kosong. Semua harus dipersiapkan dengan baik. Pelita bicara tentang hubungan kita dengan Tuhan, dengan firmanNya. Minyak akan terus terisi saat kita terus hidup dalam kebenaran FirmanNya. Tuhan segera datang, mari umas kita berjaga-jaga.

3.        Hidup Kudus (1 Petrus 1:15)
       Umas, Karena Tuhan adalah kudus maka Ia tidak dapat menyatu dengan        ketidakkudusan dan segala bentuk kecemaran.  Dengan kata lain kalau kita tidak          hidup dalam kekudusan kita pun tidak dapat menyatu dengan Tuhan. Apabila kita             ingin melihat dan mengalami kehadiran Tuhan syarat mutlaknya hidup dalam    kekudusan. Tuhan memanggil orang percaya untuk hidup sesuai dengan standar- Nya, level hidup yang naik ke arah Kristus, yaitu hidup sebagaimana Kristus hidup dan          berpikir sebagaimana Kristus berpikir. Selain itu kita juga harus menjaga perkataan         kita      (Matius 12:36-37). Miliki perkataan yang memberkati Tuhan dan sesama kita.



PENUTUP
Umas, jangan sampai kita tertinggal karena belum mempersiapkan diri. Mari siapkan hidup  kita dalam Iman kepada Tuhan Yesus, Hidup yang selalu berjaga-jaga dan Hidup dalam kekudusanNya. Waktu Tuhan sudah dekat, mari songsonglah Dia dengan penuh kegairahan, dengan penuh sukacita, dengan penuh kesungguhan. Selamat Berjuang!

PENTAKOSTA KE 3

PENTAKOSTA KE 3

SENIMENULISISIHATITUHAN

JADWAL IBADAH

JADWAL IBADAH