Thursday, August 15, 2019

Youth Agustus 2019 #3 - Setiap Saat adalah Peperangan Rohani



SETIAP SAAT ADALAH PEPERANGAN ROHANI. BERJAGA-JAGALAH!
(DEPENDABILITY VS INCONSISTENCY  PART 3)

Bahan Bacaan
1 Korintus 15:58, “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia”

Penjelasan Materi
Youthers, ketahuilah bahwa salah satu kesulitan yang sering kita alami pada saat melakukan kebenaran Firman Tuhan di tengah-tengah dunia ini, adalah keputusan untuk tetap konsisten menjalankan kebenaran itu. Tapi justru  inilah salah satu tantangannya, yaitu agar kita mampu membuktikan bahwa kita adalah pengikut Kristus yang hidup dengan tetap konsisten dengan apa yang kita pikirkan, katakan dan lakukan tanpa keluar dari jalur kebenaran Firman Tuhan.

Memang tidak mudah untuk menjadi pribadi yang konsisten, dalam kisah di Alkitab, kita tahu bagaimana murid-murid Yesus sebagai orang percaya justru memiliki ketidakkonsistenan dalam hal kesetiaannya kepada Yesus. Mengapa demikian? Youthers, ingatkah kisah dalam Injil Matius 26:30-35, tentang beberapa waktu sebelum Petrus menyangkal Yesus tiga kali? Pada saat itu Petrus dengan jelas berjanji akan selalu bersama-sama dengan Yesus dan tidak akan menyangkaNya. Tetapi pada kenyataannya Petrus justru menyangkal Yesus. Pun dengan murid-murid lainnya yang meninggalkan Yesus, sampai-sampai Ia harus berhadapan dengan imam besar, Herodes dan Pontius Pilatus dan sendirian dalam menghadapi penderitaan-Nya di kayu salib tanpa pendampingan dari para murid. Youthers, di sini kita dapat melihat bentuk lain dati ketidakkonsistenan murid-murid  Yesus pada waktu itu.

Youthers, mungkin kita berpikir, pada saat itu  Petrus bisa saja tidak bermaksud dan merencanakan hendak berkhianat dengan menyangkal Yesus. Sama halnya dengan kita ketika kita melanggar Firman Tuhan dengan berbuat dosa, mungkin awalnya kita sama sekali tidak berbuat dosa, akan tetapi, ketika kita tidak berjaga-jaga dan waspada dalam setiap pilihan dan tindakan, maka di situlah kita akan jatuh terjerumus.

Sadarilah Youthers, bahwa dalam kecerdikannya, Iblis menggiring banyak orang Kristen seperti yang dialami Petrus. Oleh karena itu, kia sebagai orang percaya harus menyadari bahwa setiap saat adalah peperangan rohani dan kita harus berjaga-jaga. Percayalah Youthers, jika kita semakin membaca, merenungkan, dan memperkatakan Firman Tuhan, maka ketika kita semakin mendekat kepada Tuhan dan hidup kita yang tidak konsisten dan jiwa kita yang mudah goyah akan semakin diubahkan menjadi pribadi yang konsisten dan teguh pendirian

Bahan Diskusi : Bagaimana usaha kita untuk menjadi pribadi yang konsisten?

Umum Agustus 2019 #3 - Jaga hati (3)


JAGA HATI #03

Minggu yang lalu kita sudah belajar tentang bagaimana dampak jika tidak menjaga hati. Minggu ini kita akan belajar tentang bagaimana bisa menjaga hati dan berkat apa yang akan diterima jika kita menjaga hati kita.

BAGAIMANA KITA BISA MENJAGA HATI?

1.  Dipenuhi/Dibaptis Roh Kudus

“Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.” (Yoh 7:37-39)
     
Dengan dibaptis Roh Kudus dan senantiasa dalam keadaan yang penuh Roh Kudus barulah dari hati kita mengalir aliran-aliran air hidup. Menjaga hati tidak bisa dilakukan hanya dengan kekuatan kita sendiri. Mungkin untuk satu masa tertentu bisa kita tahan, tapi lama-kelamaan mungkin saja emosi yang selama ini coba ditahan dan disimpan bisa ‘meledak’.
Mintalah pertolongan, kekuatan dan penghiburan dari Roh Kudus, TUHAN pasti mampukan dan kuatkan kita!

Jika ada anggota COOL yang belum dibaptis Roh Kudus dengan tanda awal berbahasa roh, mintalah gembala COOL dan saudara-saudara rohani dalam COOL untuk mendoakan.

2. Bergaul dalam komunitas yang benar (COOL)

Pergaulan menentukan input yang masuk dalam pikiran dan hati kita. Pergaulan memiliki dampak yang sangat luar biasa. Itu sebabnya, jika kita ingin menjaga hati dengan baik, kita harus selektif dengan siapa kita bergaul, seperti yang Daud lakukan :

“Dari Daud. Berilah keadilan kepadaku, ya TUHAN, sebab aku telah hidup dalam ketulusan; kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu. Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu. Aku tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik aku tidak bergaul; aku benci kepada perkumpulan orang yang berbuat jahat, dan dengan orang fasik aku tidak duduk.” (Mazmur 26:1-5)

Dimana kita bisa menemukan komunitas yang sehat dan membawa dampak positif bagi kita dalam menjaga hati? Tentu COOL (COmmunity Of Love). Datang, bertekun, setia dan alamilah pertumbuhan rohani dalam komunitas yang sehat di COOL!

MEREKA YANG MENJAGA HATINYA MURNI DAN BERSIH:

1.  Diperkenankan naik ke atas gunung TUHAN
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.” (Mazmur 24:3-4)

Gunung Kudus TUHAN berbicara tentang hadirat TUHAN, dimana kita mengalami perjumpaan dengan DIA. Tanpa hati yang murni, kita tidak dapat berjumpa dengan-Nya sebagaimana tertulis dalam Matius 5:8, “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.”

2. Menghadap Allah dengan keyakinan iman yang teguh
Tidak sedikit orang merasa terintimidasi, takut dan tidak berani menghadap Allah baik dalam doa, penyembahan maupun dalam ibadah, karena ada dakwaan, perasaan dalam hati yang membuat mereka merasa tidak layak berjumpa dengan Allah.

Hal seperti ini tidak akan kita alami jika kita mengalami apa yang TUHAN janjikan di Tahun Kelahiran Yang Baru :

“Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” -Yehezkiel 36:25-26.

“Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.” -Ibrani 10:22. (DL)

PENTAKOSTA KE 3

PENTAKOSTA KE 3

SENIMENULISISIHATITUHAN

JADWAL IBADAH

JADWAL IBADAH