Monday, August 13, 2018

Youth Minggu 4, 2018 - APA YANG DIHASILKAN KETIKA BERJALAN BERSAMA ROH KUDUS?


APA YANG DIHASILKAN KETIKA BERJALAN BERSAMA ROH KUDUS?

Bahan Bacaan
Galatia 5:22-23, “Tetapi buah  Roh  ialah: kasih,  sukacita, damai sejahtera,   kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum  yang menentang hal-hal itu.”

Penjelasan Materi
Youthers, percaya bahwa kita telah menerima kuasa karena hidup kita telah dipenuhi oleh Roh Kudus. Untuk itu, sudah seharusnya kita memberikan hidup yang berdampak bagi banyak orang. Pertanyaannya, dampak seperti apakah yang kita berikan ketika hidup kita telah berjalan bersama Roh kudus? Jawabannya jelas, bahwa kehidupan kita akan menghasilkan Buah Roh yaitu kasih,  sukacita, damai sejahtera,   kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Dalam praktek dalam kehidupan sehari-hari, orang yang berjalan bersama Roh Kudus dapat kita lihat dalam tindakan sebagai berikut:

Pertama, orang tersebut akan tekun dalam pengajaran akan firman Tuhan (Kis 2:42a). Melalui ayat ini kita dapat melihat perubahan atau dampak yang terjadi pada seseorang yang di penuhi oleh Roh Kudus adalah hidupnya akan di ubahkan menjadi pribadi yang suka belajar Firman Tuhan dan suka merenungkan firman Tuhan.

Kedua, orang tersebut senang menabur atau berbagi kepada sesama. (“..Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa, Kis. 2:42b). Hendaknya kita tidak menjadi orang yang sombong rohani, tertutup atau menjauh dari orang lain tetapi justru mereka menjadi pribadi yang senang berbagi dan bersatu dengan yang lain.

Ketiga, orang tersebut menjadi berani menampilkan iman percayanya kepada Kristus.

Keempat, memiliki hidup yang berkemenangan ( Gal 5:16 ), penuh kuasa ( Kisah 1:8 ) dan berkualitas karena menghasilkan Buah Roh( Galatia 5:22-23 )

Kelima, Roh Kudus akan mengubah doa-doa kita menjadi doa yang tidak sama lagi. Roh Kudus akan menolong kita untuk menyampaikan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan, menyelaraskan doa kita dengan kehendak Tuhan, doa kita menjadi penuh kuasa.

Keenam, kita akan menjadi saksi Kristus melalui kehidupan kita yang menjdi berkat sehingga Yesus dimuliakan melalui hidup kita.

Ketujuh, rencana Tuhan satu persatu dinyatakan atas hidup kita,  Ia akan memberitahu kita hal-hal yang akan datang dan Ia menjadi jaminan bagi terlaksananya seluruh rencanaNya


Bahan Diskusi
Dampak apa saja yang sudah rasakan ketika kita hidup berjalan bersama Roh Kudus?


Youth Minggu 3, 2018 - BAGAIMANA KITA BERJALAN BERSAMA ROH KUDUS?


BAGAIMANA KITA BERJALAN BERSAMA ROH KUDUS?

Bahan Bacaan : Galatia 5:16-18

Penjelasan Materi
Youthers,  untuk bisa hidup berjalan bersama Roh Kudus, terlebih dahulu Roh Kudus harus ada di dalam diri kita. Sebagai orang Kristen, pada saat kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka kita sudah dimeteraikan oleh Roh Kudus di dalam hati kita. Artinya kita sudah memiliki Roh Kudus. Kita sudah hidup bersama dengan Roh Kudus. Jadi kemana pun kita pergi dan dimanapun kita berada, Roh Kudus selalu bersama kita.

Hidup yang berjalan bersama Roh Kudus artinya hidup yang bersedia dipimpin Roh Kudus. Youthers, hal ini tidak mudah tetapi tidak juga sulit jika kita sungguh-sungguh menaruh niat. Jika kita memutuskan hidup kita dipimpin kuasa Roh Kudus maka artinya kita bersedia menaklukkan kehendak bebas yang kita miliki untuk seturut dengan kehendakNya. Sebab mustahil bagi kita hidup dipimpin Roh kudus tetapi kita selalu memaksakan kehendak kita kepada Tuhan, tetapi menjadi sangat mudah bagi Roh Kudus bekerja dalam kehidupan kita jika kita mau dibentuk dan diarahkan sesuai tuntunan Firman Tuhan. Ketika kita sudah mencapai tahap ini Youthers, maka apa yang tidak mungkin untuk kita lakukan menjadi mungkin dan  dapat dilakukan karena pertolongan dan bimbingan Roh Kudus. Roh Kudus akan mengajar kita untuk hidup kudus dan berkenan di hadapan Allah.

Youthers, perlu kita ketahui bahwa melalui pengalaman hidup bersama Tuhan dalam doa dan Firman, kita akan senantiasa dipenuhi dengan Roh Kudus yang memampukan kita menjadi pelaku Firman bukan hanya sekedar pembaca atau pendengar. Selain itu, pengalaman hidup dengan sesama dan kejadian-kejadian dalam kehidupan kita juga dapat membuat kita mengerti bagaimana Roh Kudus bekerja memperbaharui hati kita hari demi hari.

Untuk dapat terus berjalan bersama Roh kudus, perhatikan langkah-langkah berikut:
Ø  Miliki Keputusan. Memilih untuk memberi hidup dalam pimpinan Roh Kudus
Ø  Miliki Komitmen. Konsistensi dalam menanti setiap keputusan dan didikan Roh Kudus atas hidup kita
Ø  Miliki Upaya. Untuk melaksanakan keputusan dan komitmen tersebut, kita perlu menyangkal diri dan mematikan manusia lama

Bahan Diskusi
Langkah apa yang sudah kita lakukan agar hidpu dipimpin Roh Kudus?

Youth Minggu 2, 2018 - APA TUGAS ROH KUDUS?


APA TUGAS ROH KUDUS?

Bahan Bacaan

Galatia 5:16-17, “… hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging – karena keduanya bertentangan – sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki”

Penjelasan Materi
Youthers, berbicara mengenai tugas dan peranan Roh Kudus, kita tidak bisa lepas pada apa yang Alkitab katakan di Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB), mari kita simak penjelasannya:

   Roh Kudus dalam PL
-  Terlibat dalam penciptaan Manusia. Dalam PL, tidak terdapat kata Roh Kudus tetapi Roh Allah atau Roh Tuhan (Kej. 1:2, Mz. 104:30). Dari sini kita tahu bahwa Roh Kudus telah ada sebelum segala sesuatu ada dan turut bekerja dalam peristiwa penciptaan, karena Roh Kudus adalah Allah itu sendiri
-  Menetapkan orang-orang melakukan rencana Tuhan. Roh Kudus memilih orang-orang untuk melakukan apa yang menjadi rencanaNya, contohnya saja di Alkitab, Roh Kudus memilih Hakim-hakim, Raja-raja untuk melakukan suatu tugas tertentu.

   Roh Kudus dalam PB
-  Berperan dalam kelahiran dan pelayanan Yesus. Kita dapat melihat dalam pelayanan Yesus di mana Yesus dikuasai Roh Kudus. Contohnya ketika pencobaan di padang gurun (Matius 4:1-11)
-  Berperan dalam kehidupan Gereja, yaitu menuntun manusia ke dalam pertobatan/lahir baru, memberi visi dan misi, memperlenhkapi dan menetapkan orang-orang pilihan dalam Gereja

Dalam kehidupan pribadi kit, Roh Kudus berperan sebagai Penolong, Roh Kebenaran, Roh Penghibur dan sumber kuasa. Maka dari itu Youthers, sebagai murid Kristus, sudah seharusnya kita memiliki hubungan yang erat dengan Roh Kudus dan hidup di dalam Roh, sebagaimana Yesus yang dari awal sampai akhir pelayanan-Nya di bumi, Tuhan Yesus bersandar sepenuhnya pada Roh Kudus. Sejak Roh Kudus turun keatas Tuhan Yesus di Sungai Yordan, semua pelayanan dilakukan-Nya di dalam kuasa Roh Kudus.

Youthers, Biarlah dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, kita menyerahkan hidup kita untuk senantiasa dipimpin oleh Roh Kudus. Hidup dipimpin Roh artinya kita menaklukkan kehendak bebas yang kita miliki kepada pimpinan Roh Kudus sehingga mengakibatkan apa yang tidak mungkin kita lakukan dapat dilakukan karena pertolongan dan bimbingan Roh Kudus. Seseorang yang menyerahkan dirinya untuk dipimpin oleh Roh akan terlihat nyata dalam dirinya, yaitu hidupnya ada dalam kemenangan (Gal 5:16), hidupnya memiliki kuasa (Kisah 1:8) dan mutu (Galatia 5:22-23).

Bahan Diskusi
Dalam kehidupan kita sehari-hari, peranan Roh Kudus seperti apa saja yang kita pernah alami.

Youth Minggu 1, 2018 - SIAPA ROH KUDUS ?


SIAPA ROH KUDUS ?

Bahan Bacaan
Yohanes 16 : 13, “ Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”

Penjelasan Materi
Youthers, pernahkah kita berada pada situasi yang canggung, kaku ketika berhadapan dengan seseorang yang tidak kita kenal? Tentunya akan berbeda cerita jika kita berhadapan dengan orang yang kita kenal dekat. Pengenalan yang baik akan seseorang, tidak hanya membuat kita menjadi dekat dengannya tetapi juga membuat kita bisa mengerti, memahami dan menyayangi orang tersebut. Ya, begitu pula dengan Roh Kudus. Kita membutuhkan pengenalan Roh Kudus secara benar, agar kita bisa merindukan dan menghargai kehadiranNya dalam kehidupan kita. Kalau kita tidak memiliki pengenalan yang benar, maka Roh Kudus akan sulit bekerja dalam hidup kita.

Youthers, Roh Kudus adalah satu Pribadi. Ia eksis dan nyata, sekalipun tidak dapat diraba secara fisik. Coba saja kita pehatikan angin, ketika angina berhembus, kita tidak bisa melihatnya tetapi kita bisa merasakan hembusannya. Begitulah kira-kira kehadiran Roh Kudus, tidak dapat kita lihat secara kasat mata, tetapi dapat kita rasakan perananNya. Kita harus pahami, bahwa sebagai satu pribadi, Roh Kudus mempunyai pengetahuan, kehendak emosi dan kuasa. Roh Kudus adalah Allah itu sendiri, bagian dari Allah Tritunggal bersama dengan Allah Bapa dan Yesus.

Dalam Alkitab, kata ”roh” diterjemahkan dari kata Ibrani ruʹakh dan kata Yunani pneuʹma. Sering kali, kata-kata itu memaksudkan tenaga aktif Allah, atau roh kudus (Kejadian 1:2). Tapi, Alkitab juga menggunakan kata-kata itu untuk menunjuk pada Pribadi Roh (1 Raja 22:21; Yohanes 4:24).

Jadi Youthers, kita tahu sekarang bahwa Roh kudus adalah kuasa Allah yang sedang bekerja, tenaga aktif-Nya. (Mikha 3:8; Lukas 1:35) Allah mengirimkan roh-Nya dengan cara menyalurkan tenaga-Nya ke mana saja untuk melaksanakan kehendak-Nya. (Mazmur 104:30; 139:7).

Bahan Diskusi
Apa yang kita ketahui tentang Roh Kudus? Dari mana pertama kali kita tahu tentang Roh Kudus?

Umum Agustus 2018 #2 - Menerima Kuasa dan Menjadi Saksi


MENERIMA KUASA DAN MENJADI SAKSI

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kis 1:8)

Ini merupakan salah satu pesan yang terakhir dari Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya sebelum Dia naik ke sorga. Pesan yang singkat namun dangat dahsyat yakni menerima kuasa dan menjadi saksi! Bagaimana kita harus memaknai pesan Tuhan Yesus ini?

1.        Menerima kuasa untuk menjadi saksi
Tuhan Yesus tahu bahwa sepeninggalan-Nya, murid-murid dapat melayani dengan efektif  kalau mereka diperlengkapi dengan kuasa, dalam bahasa asli dunamis yang berarti kekuatan, kemampuan untuk melakukan mujizat. Sehingga sama seperti Tuhan Yesus melayani dengan disertai mujizat, demikian juga nantinya muris-murid melayani.
Kuasa itu hanya dapat diperoleh jika Roh Kudus turun atas murid-murid. Artinya mereka harus dibaptis Roh Kudus dan hidup senantiasa dalam kepenuhan Roh Kudus. Menerima baptisan Roh Kudus dan menerima kuasa tentunya bukan dipergunakan untuk ‘pamer kehebatan’ dan menjadi sombong, melainkan ada tugas dan tanggung jawab yang harus diemban yakni menjadi saksi Yesus.
Menjadi saksi berarti menyaksikan apa yang kita dengar, kita lihat, kita alami dari hidup kita bersama Yesus. Bagaimana Tuhan Yesus menebus dan menyelamatkan kita, bagaimana Tuhan Yesus menyembuhkan kita, bagaimana Tuhan Yesus melepaskan kita dari krisis ekonomi, persoalan rumah tangga, dan ikatan kuasa kegelapan. Sesederhana itu! Jadi saksi Yesus tidak membutuhkan pengetahuan teologia dan apologetika yang rumit yang justru malah membawa kita pada perdebatan kosong yang menimbulkan pertengkaran.

2.        Bersaksi dengan penuh kuasa.
Untuk menjadi saksi yang efektif, Tuhan Yesus memberikan kita kuasa (dunamis) yang dahsyat melalui Roh Kudus. Untuk itu bagi Anda yang sudah dibaptis dengan Roh Kudus dengan tanda awal berbahasa roh, jangan ragu untuk menggunakan kuasa yang sudah Tuhan Yesus berikan.
Sebagai saksi Yesus, maka kita akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Membebaskan hidup yang terbelenggu
b. Memulihkan hati yang terluka
c. Mencelikkan mata yang buta
d. Menyatakan kebesaran kuasa Tuhan
seperti yang Kristus lakukan dalam pelayanan-Nya di dunia:
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." (Lukas 4:18-19)
Namun yang perlu diingat adalah bahwa semuanya kita lakukan untuk Kebesaran-Mu, bukan kebesaran-ku! Sebab banyak hamba-hamba Tuhan yang tadinya dipakai Tuhan tiba-tiba dalam waktu singkat mereka sudah jatuh, mengapa? Karena menyatakan kebesaran kuasa-ku (diri sendiri) dan bukan kuasa-Mu (Tuhan Yesus)!  Kalau kita dalam pelayanan ini selalu menyatakan kebesaran kuasa Tuhan, Maka kita akan terus dipakai Tuhan. Amin!


PENTAKOSTA KE 3

PENTAKOSTA KE 3

SENIMENULISISIHATITUHAN

JADWAL IBADAH

JADWAL IBADAH